Mahasiswa Tadris Kimia Menjadi Finalis Lomba Karya Tulis Ilmiah Tingkat Perguruan Tinggi se-Indonesia

Mahasiswa Tadris Kimia Menjadi Finalis Lomba Karya Tulis Ilmiah Tingkat Perguruan Tinggi se-Indonesia

Adanya peningkatan perkembangan sistem digital, konektivitas, kecerdasan artifisial dan virtual adalah tanda-tanda memasuki era society 5.0. Era society 5.0 ini memanfaatkan ilmu pengetahuan berbasis modern untuk membantu kehidupan manusia. Bersamaan dengan itu, penyebarluasan pandemi Covid-19 menyebabkan berbagai sektor kehidupan terganggu. Mau tidak mau kita harus memaksimalkan perkembangan era ini dengan cara memanfaatkan media digital untuk melakukan berbagai kegiatan.

Pemanfaatan media digital akan sangat dibutuhkan saat masa pandemi ini, agar sektor kehidupan berjalan sebagaimana mestinya. Dari sektor pendidikan, dikarenakan peserta didik belajar dari rumah, maka diperlukan media pembelajaran yang sesuai dengan situasi pandemi saat ini. Melihat situasi yang demikian, mahasiswa Tadris Kimia sudah seharusnya mempunyai ide untuk mengatasi masalah-masalah dibidang pendidikan.  

Ide-ide kreatif mahasiswa ini tak hanya bertujuan untuk mengatasi masalah pada sektor pendidikan, tapi juga dapat dilombakan. Jurusan Tadris Kimia IAIN Batusangkar mengutus satu kelompok delegasi untuk mengikuti Lomba Karya Tulis Ilmiah Tingkat Perguruan Tinggi se-Indonesia yang dilaksanakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan Kimia FMIPA Universitas Negeri Surabaya (UNESA) dengan tema “Peran Generasi Milenial dalam Mengembangkan Ilmu Kimia pada Era Society 5.0”. Lomba ini diikuti oleh 58 orang peserta dari berbagai Universitas, Jurusan Tadris Kimia IAIN Batusangkar lulus tahap awal dengan peringkat  ke-11 dari nilai tertinggi dan menjadi finalis pada lomba tersebut.

Kelompok delegasi dari Jurusan Tadris Kimia IAIN Batusangkar diketuai oleh Indah Cahyani, dengan anggota Ifanora Natalia dan Latifa Khairani.  Dalam kegiatan ini kelompok delegasi mengangkat judul “Pengembangan Vlog Berbasis STEM sebagai Upaya Menghadapi Era Revolusi 5.0 Ditengah Masa Pandemi Covid-19”.

Share:

Dua Orang Mahasiswa Tadris Kimia Menjadi Presenter pada International Conference on Chemistry and Science Education (ICChSE) 2020

Dua Orang Mahasiswa Tadris Kimia Menjadi Presenter pada International Conference on Chemistry and Science Education (ICChSE) 2020


  

Pandemi Covid-19 yang melanda dunia telah mempengaruhi berbagai sektor kehidupan, tak terkecuali di bidang pendidikan. Tatanan kehidupan masyarakat pun harus ikut berubah menyesuaikan dengan kondisi pandemi ini. Perubahan ini juga dirasakan pula dibidang pendidikan. Pelaksanaan Pendidikan dan Pengajaran di lingkungan Perguruan Tinggi pun ikut beradaptasi dengan meningkatkan pelayanan berbasis daring atau online untuk hampir semua kegiatannya.

Melihat kondisi dunia pendidikan dalam masa pendemi yang demikian, Jurusan Tadris Kimia FTIK IAIN Batusangkar tidak mau ketinggalan. Jurusan Tadris Kimia FTIK IAIN Batusangkar mengutus dua orang delegasinya untuk mengikuti Kegiatan Konferensi Internasional Online yang dilaksanakan oleh Jurusan Kimia FMIPA UNP yang bersinergi dengan UPSI (Universitas Pendidikan Sultan Idris) Malaysia. Kegiatan International Conference on Chemistry and Science Education (ICChSE) 2020 (6/8) ini bertemakan“Accelerating and Fostering Research’s Innovation in Chemistry and Science Education to Meet the Challenges of the 5th Industrial Revolution”. Kegiatan ini diikuti oleh 655 orang yang berasal dari 7 negara tetangga, seperti Jepang, Libia, Malaysia, India, Afghanistan, Bangladesh, Jerman, dan Indonesia.

Indah Cahyani dan Wilda Yanti merupakan delegasi dari Jurusan Tadris Kimia FTIK IAIN Batusangkar yang mengikuti serangkaian seleksi yang telah ditetapkan oleh tim penyelenggara kegiatan tersebut. Dari 655 orang peserta yang mengikuti seleksi, hanya 69 orang yang berhasil lulus sampai pada tahap presentasi. Keduanya mengangkat judul “Development of The Vlog (Video Blog) Youtube Channel Based on STEM in The Reaction Material of Class XI Senior High School” (Indah Cahyani) dan “Development of Interactive Learning Media Based on Augmented Reality in Molecule From Material (WildaYanti) .

Keynote speakers pada konferensi ini yaitu Associate Prof. Mauro Mocerino dari Curtin University, Prof. Dr. Taufiq Yap Yun Hin dari Universiti Malaysia Sabah dan Prof. Dr. Minda Azhar dari Universitas Negeri Padang. Sementara itu, invited speakers yang turut diundang adalah Assitant Prof. Takhan Bin Emran, Ph.D dari BGC University, Assistant Prof. Dr. Paed. Nurma Yunita Indriyanti, M. Si, M.Sc dari Universitas Sebelas Maret, Associate Prof. Budhi Oktavia, Ph.D dan Assistant Prof. Miftahul Khair, Ph.D dari Universitas Negeri Padang.


Share: