WE HAVE ....

facilities and infrastructure to support and to improve our Departement.

4

QUALIFIED BUILDINGS

18

QUALIFIED GRADUATES

80

STUDENTS

25

ACHIEVEMENTS

7

CHEMISTRY LABORATORIES

2

EDUCATION LABORATORIES

2

IT LABORATORIES

3

SPORTS FIELD

  • Mahasiswa Tadris Kimia Mendapat Predikat Best Team pada Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional INSTINCT (Innovation Science and Writing National Competition) Ke-4 Universitas Sumatera Utara

    Mahasiswa Tadris Kimia Mendapat Predikat Best Team pada Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional INSTINCT (Innovation Science and Writing National Competition) Ke-4 Universitas Sumatera Utara 

     

    Revolusi Industri 4.0 merupakan suatu tantangan yang sudah tidak asing lagi di tengah kehidupan masyarakat, umumnya mahasiswa Indonesia. Revolusi ini merupakan era inovatif disruptif, dimana era ini berkembang sangat pesat, sehingga membawa dampak terciptanya pasar baru bahkan lebih dahsyatnya lagi era ini mampu mengganggu atau merusak pasar yang sudah ada dan menggantikan teknologi yang sudah ada. Dampak dari era digital ini sudah meluas ke segala aspek kehidupan manusia di dunia tanpa kecuali dunia pendidikan. Revolusi 4.0 ini dicirikan dengan pemanfaatan teknologi digital dalam setiap proses kehidupan secara kontinu dan tanpa batas ruang dan waktu.

    Sebagai bentuk aksi nyata dalam menyikapi perkembangan Revolusi 4.0 ini, Sherin Aprilia salah seorang mahasiswa Tadris Kimia IAIN Batusangkar juga berpartisipasi aktif dengan mengikuti Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional atau INSTINCT Ke-4 yang dilaksanakan oleh PHYTON FMIPA Universitas Sumatera Utara. INSTINCT Ke-4 USU ini megusung tema “Resintri Urtize (Revolusi Industri 4.0) Exploring Ceativity and Innovation Gen-Z”, dengan sub tema di bidang Energi, Pendidikan, Teknologi, Sosial Budaya, Agrokompleks, Lingkungan dan Kesehatan (13/3/2020). Dalam rangka memperebutkan Piala Dekan FMIPA USU, perlombaan ini diikuti oleh mahasiswa jenjang S1/D3 Se-Indonesia yang terdiri dari tiga orang untuk setiap timnya.

    Dalam perlombaan ini, Sherin Aprilia bersama rekannya Rajhesmy Effendi mengangkat judul “Pembuatan Teh Pinang Muda Untuk Pengobatan Anthelmetika (Obat Cacing) di Nagari Tanjung Bonai Aur, Sumatera Barat”. Setelah berhasil mengikuti serangkaian seleksi yang dimulai dari tahap pengiriman abstrak, hingga tahap pengiriman full paper, Tim dari IAIN Batusangkar berhasil maju ke babak final. 15 finalis terbaik diundang langsung ke Universitas Sumatera Utara untuk mempresentasikan hasil karya yang telah mereka buat dihadapan juri. Adapun tim yang berhasil melaju ke babak final yaitu, Tim dari IAIN Batusangkar, Universitas Lampung, Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah UMM Medan, Universitas Andalas, Universitas Semarang, UIN Raden Intan Lampung, IPB, Universitas Setia Budi Solo, Universitas Sebelas Maret, Universitas Sumatera Utara, dan Universitas Medan Area. Perlombaan ini berakhir dengan penyampaian keputusan pemenang dari Juri. Tim dari IAIN Batusangkar berhasil keluar sebagai BEST TEAM dari 100 tim yang ikut berpartisipasi dalam perlombaan tersebut.

     

  • 0 Comments:

    Posting Komentar